Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Belajar Ilmu Gendam

Keberhasilan belajar ilmu gendam ditentukan dengan cara meminimkan kesalahan. Begitupun bilamana sudah menguasainya. Kesalahan dalam pengaplikasiannya bisa membuat penggunanya terpengaruh. Oleh karenanya, hindari kesalahan ini agar ilmu yang didapatkan menjadi sarana yang bagus untuk Anda.

Nah, apa saja kesalahan yang harus dihindari oleh pencari ilmu gendam? Berikut adalah jenis kesalahan yang sebaiknya dihindari agar ilmu ini menjadi sarana bagi kebaikan orang lain.

  1. Belajar Tanpa Panduan Guru

Ilmu apapun harus digurukan. Apalagi jika berhubungan dengan ilmu yang memanfaatkan kekuatan spiritual. Kekuatan ini tidak sembarangan, dan tidak bisa didapatkan dengan mudah.

Memang Anda bisa saja menemukan jenis wiridan yang biasa digunakan untuk menggendam. Tapi wiridan ini tidak disebarkan sembarangan. Tidak semua orang mampu menerima ilmu tersebut.

Mencari kekuatan spiritual yang dipaksakan bisa mempengaruhi daya fikir seseorang. Alam bawah sadarnya bisa diambil oleh kegaiban. Lantas, banyak yang mengalami stress, dan tidak mampu mengendalikan dirinya sendiri.

Kondisi ini banyak terjadi pada orang awam yang coba-coba belajar secara otodidak. Fikirannya dikendalikan oleh kegaiban. Kesannya ada bisikan yang mengarahkan dirinya pada hal-hal negatif.

  1. Mengikuti Hawa Nafsu

Begitu banyak alasan kenapa orang tertarik untuk belajar gendam. Gendam ini menggunakan kekuatan spiritual, biasanya akan dibarengi dengan kedatangan khodam/kekuatan gaib.

Khodamnya bisa bermacam-macam. Khodam baik datang bilamana orang yang belajar untuk niatan yang baik. Sebaliknya orang yang belajar untuk niatan buruk, khodam jahatlah yang akan mendampinginya.

Ketika khodam jahat yang menemani, kualitas hidup Anda akan berkurang. Pengaruh negatifnya sangat besar. Anda juga akan sulit untuk membuangnya, dan ini akan membuat keluarga Anda berantakan.

Ibaratnya Anda menanam, maka buahnya akan dipanen dalam waktu tertentu. Menanam kebaikan akan berbuah kebaikan. Dan menanam keburukan juga pasti akan memanen hasil keburukan.

Belajar ilmu gaib yang didasari hawa nafsu berpengaruh pada kehidupan. Ada aura negatif yang terpancar dari penggunanya, dan nafsunya semakin besar. Membuat penggunanya hanya ditakuti, dan biasanya dibenci oleh orang lain.

Yang terparah, hal-hal yang diluar nalar akan dikerjakannya. Ini membuat kualitas hidupnya semakin buruk di tengah-tengah masyarakat.

Berbeda jika belajar ini didasari dengan niatan baik. Aura positif akan terpancar semisal muncul kewibawaan.

Pola fikir Anda juga akan lebih bijak. Apapun yang muncul dari fikiran ditransformasikan untuk membantu sesama. Dan inilah yang terbaik bagi yang mau mempelajari ilmu.

  1. Menyalahgunakan Ilmu Gendam

Faktanya, sudah banyak pemilik gendam yang mulai menggunakannya untuk keburukan orang lain. Ini biasanya didasari oleh perasaan tidak menerima takdir. Perasaannya hanya ingin mengambil keuntungan sendiri tanpa memikirkan orang lain.

Gendam seperti ini sangat berbahaya. Karena muncul efek negatif yang terus menghantui kehidupannya.

Memang penggendam bisa saja mendapatkan apa yang diharapkan. Tapi kebahagiaannya tidak pernah tercipta. Artinya tidak pernah merasa puas dengan hasil yang didapatkan.

Selain itu, ilmu yang disalahgunakan bisa saja menyerang balik penggunanya. Terutama bilamana orang yang dituju memiliki benteng kuat. Biasanya doa meminta perlindungan pada yang maha sempurna adalah benteng yang sangat kuat.

Ketika orang tersebut digendam, pengaruh gendam malah berbalik. Gendam terus menyerang penggendam, bahkan orang yang dicintainya. Akibatnya, kerusakan demi kerusakan akan dirasakan oleh penggendam.

Menyadari kondisi tersebut, sudah sepatutnya Anda harus bijak ketika memiliki niatan untuk menguasainya. Belajarlah pada guru, niatkan untuk kebaikan, dan praktekkan untuk membantu sesama. Dengan begitu, tidak ada pengaruh negatif yang akan dirasakan dari belajar ilmu gendam pada diri Anda.