Mantra Pengasihan, Ajian Asmara Penakluk Sukma Dalam Sekejap Mata!

Cinta ditolak dukun bertindak. Begitulah prinsip seseorang yang mendapat penolakan dari orang yang ia sayangi setulus hati. Prinsip nekat itu nyata, bukan hanya dalam kisah sinetron semata. Orang yang ditolak cintanya tak jarang akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan pujaan hatinya.

Jika usaha nyata dirasa tak membuahkan hasil, maka usaha batiniah pun juga akan dilakukan. Misalnya dengan pelet pengasihan. Sudah sejak dulu, usaha spiritual ini dikenal sangat ampuh dalam menuntaskan masalah asmara. Pelet pengasihan akan membuat orang yang dituju takluk dan tunduk karena terpengaruh daya kekuatan supranaturalnya.

Nah, mantra ini berguna untuk mendekati siapa saja yang ia sukai, terlebih orang yang pernah menolak cintanya. Daya kekuatan mantra pengasihan ini dengan mudah dan cepat mengubah benci menjadi cinta dan rindu setengah mati. Seperti apa kedahsyatan mantra ini? Berikut bahasan selengkapnya untuk Anda!

Mantra Pengasihan, Ajian Asmara Penakluk Sukma Dalam Sekejap Mata!

Mantra secara umum adalah bacaan atau kalimat yang mengandung doa atau kekuatan yang bisa mempengaruhi seseorang sesuai niat dan tujuannya. Jadi, mantra pengasihan adalah bacaan tertentu yang mampu membuat seseorang jatuh cinta pada orang yang mengamalkannya.

Bentuk ajian asmara ini sangat populer di kalangan masyarakat Nusantara. Jiwa dan batin orang yang dituju akan terpengaruh dengan jampi-jampi yang diucapkan pengamalnya. Cara kerja ajian asmara ini selain ampuh menundukkan orang juga dipercaya mampu memancarkan aura diri yang kuat.

Mantra pengasihan memiliki beragam jenis dan tujuan, misalnya untuk urusan pekerjaan, karir, jabatan, dan rezeki. Fungsinya sama, yakni meningkatkan daya asih pada diri pengamalnya. Hanya peruntukannya saja yang berbeda. Secara ritual, mantra pengasihan biasanya dibacakan oleh guru pewaris dan diikuti oleh pelaku pengasihan. Selanjutnya pengamal hanya menjalankan ritual yang disarankan dan daya mantra akan bekerja sendiri.

Meskipun demikian, mantra pengasihan juga memiliki ketentuan dan pantangan tertentu yang harus dilakukan. Ketentuan pengamalan mantra ini biasanya berkaitan dengan puasa, pengendalian nafsu diri, dan lain sebagainya. Sedangkan pantangan mantra berhubungan dengan sikap dan perilaku, misalnya tidak boleh bersikap sombong, semena-mena kepada orang lain, durhaka pada orang tua. Nah, jika pantangan ini dilanggar maka mantra ini akan luntur dan tak berfungsi.